News Update :

New Post

FACEBOOK

HOT

Tampilkan postingan dengan label kasus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kasus. Tampilkan semua postingan

KASUS BUKU SD ISTRI SIMPANAN Penerbit Buku Pelajaran Bermasalah Akan Dipanggil Menteri

Kamis, 12 April 2012

KASUS BUKU SD ISTRI SIMPANAN Penerbit Buku Pelajaran Bermasalah Akan Dipanggil Menteri. Kisah Bang Maman - Menteri endidikan akan memanggil penerbit yang menerbitkan buku terkait dengan kasus teks bacaan yang berjudul Istri Simpanan. Buku yang menurut para orang tua mutid dinilai tidak layak untuk anak seusia SD ini kini tengah menuai banyak kontroversi.

Kontroversi tentang adanya buku pelajaran tidak edukatif ini kini tengah dibahas oleh menteri pendidikan. Lihat juga Ramalan Harga Emas Investasi 2012 dan Cara Agar Ereksi Kuat Dan Tahan Lama.

Wakil Disdik DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan mulai tahun ini pihaknya memang memberlakukan prinsip manajemen berbasis sekolah. Dengan kebijakan ini maka DKI memberikan keleluasaan bagi pihak sekolah untuk menentukan sendiri kebutuhan buku pelajaran termasuk buku muatan lokal.

"Hari ini kami sudah membahas dengan Kepala Bidang Sekolah Dasar terkait kebijakan manajemen berbasis sekolah itu, dan kami akan memanggil seluruh Kepala Sekolah Dasar termasuk Kepala SD Angkasa IX Halim, Jakarta Timur," ujar Agus kepada VIVAnews.com, Kamis, 12 April 2012.

Menurut Agus, pihaknya telah meminta pihak sekolah untuk tidak lagi menggunakan buku tersebut. "Sebab, kami tak punya wewenang menarik buku tersebut," terangnya.

Selain itu, lanjutnya, Disdik juga meminta kepada seluruh Kepala Sekolah untuk menelaah semua buku pelajaran yang digunakan para siswa. Mulai dari substansi, data hingga gambar yang ada dalam buku pelajaran itu.

"Semuanya akan kami seleksi agar tidak lagi terjadi seperti ini, karena merugikan peserta didik," ujarnya.

Program Seleksi

Maka, menurut Agus, Disdik akan membuat program seleksi buku pelajaran siswa baik di tingkat SD, SMP hingga SMA.

"Mudah-mudahan disetujui DPRD DKI. Ini merupakan masukan yang bagus dari masyarakat, kami sangat berterima kasih," ucapnya.

Dalam waktu dekat, Agus berharap keputusan atas kasus ini dapat segera diambil. Dia akan berkomunikasi secepatnya dengan pihak sekolah.

Sejumlah orang tua siswa SD Negeri Angkasa IX Jakarta Timur memprotes isi buku muatan lokal yang digunakan anak mereka. Dalam buku tersebut terdapat cerita yang mengesampingkan nilai-nilai moral, seperti menyebutkan cerita tentang istri simpanan.

Menurut para orang tua murid, cerita dalam buku atersebut dapat merusak moral siswa karena tak mendidik.

Kasus Buku Istri Simpanan, Buku SD Bermasalah, Buku Edukasi SD, Permendiknas, Protes BUku, BUku Pelajaran,











KASUS BUKU SD ISTRI SIMPANAN Penerbit Buku Pelajaran Bermasalah Akan Dipanggil Menteri

KASUS BUKU SD ISTRI SIMPANAN Penerbit Buku Pelajaran Bermasalah Akan Dipanggil Menteri. Kisah Bang Maman - Menteri endidikan akan memanggil penerbit yang menerbitkan buku terkait dengan kasus teks bacaan yang berjudul Istri Simpanan. Buku yang menurut para orang tua mutid dinilai tidak layak untuk anak seusia SD ini kini tengah menuai banyak kontroversi.

Kontroversi tentang adanya buku pelajaran tidak edukatif ini kini tengah dibahas oleh menteri pendidikan. Lihat juga Ramalan Harga Emas Investasi 2012 dan Cara Agar Ereksi Kuat Dan Tahan Lama.

Wakil Disdik DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan mulai tahun ini pihaknya memang memberlakukan prinsip manajemen berbasis sekolah. Dengan kebijakan ini maka DKI memberikan keleluasaan bagi pihak sekolah untuk menentukan sendiri kebutuhan buku pelajaran termasuk buku muatan lokal.

"Hari ini kami sudah membahas dengan Kepala Bidang Sekolah Dasar terkait kebijakan manajemen berbasis sekolah itu, dan kami akan memanggil seluruh Kepala Sekolah Dasar termasuk Kepala SD Angkasa IX Halim, Jakarta Timur," ujar Agus kepada VIVAnews.com, Kamis, 12 April 2012.

Menurut Agus, pihaknya telah meminta pihak sekolah untuk tidak lagi menggunakan buku tersebut. "Sebab, kami tak punya wewenang menarik buku tersebut," terangnya.

Selain itu, lanjutnya, Disdik juga meminta kepada seluruh Kepala Sekolah untuk menelaah semua buku pelajaran yang digunakan para siswa. Mulai dari substansi, data hingga gambar yang ada dalam buku pelajaran itu.

"Semuanya akan kami seleksi agar tidak lagi terjadi seperti ini, karena merugikan peserta didik," ujarnya.

Program Seleksi

Maka, menurut Agus, Disdik akan membuat program seleksi buku pelajaran siswa baik di tingkat SD, SMP hingga SMA.

"Mudah-mudahan disetujui DPRD DKI. Ini merupakan masukan yang bagus dari masyarakat, kami sangat berterima kasih," ucapnya.

Dalam waktu dekat, Agus berharap keputusan atas kasus ini dapat segera diambil. Dia akan berkomunikasi secepatnya dengan pihak sekolah.

Sejumlah orang tua siswa SD Negeri Angkasa IX Jakarta Timur memprotes isi buku muatan lokal yang digunakan anak mereka. Dalam buku tersebut terdapat cerita yang mengesampingkan nilai-nilai moral, seperti menyebutkan cerita tentang istri simpanan.

Menurut para orang tua murid, cerita dalam buku atersebut dapat merusak moral siswa karena tak mendidik.

Kasus Buku Istri Simpanan, Buku SD Bermasalah, Buku Edukasi SD, Permendiknas, Protes BUku, BUku Pelajaran,











FOTO : SADIS WARGA RIAU DITEMBAKI OKNUM DIDUGA BRIMOB Kekerasan Sengketa Lahan Aparat terhadap warga di Riau Sumatra Utara

Kamis, 02 Februari 2012

FOTO : SADIS WARGA RIAU DITEMBAKI OKNUM DIDUGA BRIMOB Kekerasan Sengketa Lahan Aparat terhadap warga di Riau Sumatra Utara. Foto Kriminal - Gambar kekerasan yang dilakukan oleh aparat kembali terjadi. Warga desa Batang Kumuh, kecamatan Tambusai, kabupaten Rokan Hulu, Riau kali ini yang menjadi sasaran tembakan peluru aparat Brimob dari Polda Sumatera Utara. Konflik antara warga dan aparat ini tersulut akibat adanya sengketa lahan. Lihat Juga Foto Ladang Ganja Di Dalam Gedung 5 Lantai di Amerika Modus Baru Menanam Marihuana Narkotika Berbahaya dan Bahaya Badai Matahari Bagi Bumi Dampak Isu Kiamat 2012 Badai Surya Radiasi.

Menurut Camat Tambusai Tengku Zahrial, korban penembakan oknum Brimob menjadi enam orang, yakni Osmar Sihombing (30), Franky Dolok Saribu (30), Nomos Sihombing (34), Johanes Sitorus (35), Ranto Sirait (27), dan terakhir Joni Sihotang (58) ditemukan warga sudah lemas terkena tembak di bagian bahunya. Ia bersembunyi di semak-semak tak jauh dari lokasi bentrok.

Seperti diberitakan sebelumnya, peluru dari senjata Brimob tersebut bersarang di tubuh korban. Ada yang di kaki, paha dan ada juga di pantat.
“Awalnya memang lima warga yang kena tembak, tapi sore ini seorang korban lagi bernama Joni Sihotang ditemukan warga tak jauh dari TKP dan mengalami luka tembak di bahu kirinya,” ungkapnya

Jatuhnya korban tembak dari kubu warga Rohul dituding akibat Polres Rohul lambat melakukan pengamanan. Padahal potensi bentruk sudah muncul sejak dua hari lalu. Di lokasi sama sekali tidak ada aparat dari Polres Rohul. 

Berikut ini Foto Korban Penembakan Sadis Yang di lakukan Aparat Brimob Kepada warga Riau Terkait Konflik Tanah. 










Foto Sadis Korban Penembakan Brimob Riau, Kerusuhan Riau Warga Ditembaki Aparat,  Foto Penembakan Warga Riau Sumut Oleh Polisi.

FOTO : SADIS WARGA RIAU DITEMBAKI OKNUM DIDUGA BRIMOB Kekerasan Sengketa Lahan Aparat terhadap warga di Riau Sumatra Utara

FOTO : SADIS WARGA RIAU DITEMBAKI OKNUM DIDUGA BRIMOB Kekerasan Sengketa Lahan Aparat terhadap warga di Riau Sumatra Utara. Foto Kriminal - Gambar kekerasan yang dilakukan oleh aparat kembali terjadi. Warga desa Batang Kumuh, kecamatan Tambusai, kabupaten Rokan Hulu, Riau kali ini yang menjadi sasaran tembakan peluru aparat Brimob dari Polda Sumatera Utara. Konflik antara warga dan aparat ini tersulut akibat adanya sengketa lahan. Lihat Juga Foto Ladang Ganja Di Dalam Gedung 5 Lantai di Amerika Modus Baru Menanam Marihuana Narkotika Berbahaya dan Bahaya Badai Matahari Bagi Bumi Dampak Isu Kiamat 2012 Badai Surya Radiasi.

Menurut Camat Tambusai Tengku Zahrial, korban penembakan oknum Brimob menjadi enam orang, yakni Osmar Sihombing (30), Franky Dolok Saribu (30), Nomos Sihombing (34), Johanes Sitorus (35), Ranto Sirait (27), dan terakhir Joni Sihotang (58) ditemukan warga sudah lemas terkena tembak di bagian bahunya. Ia bersembunyi di semak-semak tak jauh dari lokasi bentrok.

Seperti diberitakan sebelumnya, peluru dari senjata Brimob tersebut bersarang di tubuh korban. Ada yang di kaki, paha dan ada juga di pantat.
“Awalnya memang lima warga yang kena tembak, tapi sore ini seorang korban lagi bernama Joni Sihotang ditemukan warga tak jauh dari TKP dan mengalami luka tembak di bahu kirinya,” ungkapnya

Jatuhnya korban tembak dari kubu warga Rohul dituding akibat Polres Rohul lambat melakukan pengamanan. Padahal potensi bentruk sudah muncul sejak dua hari lalu. Di lokasi sama sekali tidak ada aparat dari Polres Rohul. 

Berikut ini Foto Korban Penembakan Sadis Yang di lakukan Aparat Brimob Kepada warga Riau Terkait Konflik Tanah. 










Foto Sadis Korban Penembakan Brimob Riau, Kerusuhan Riau Warga Ditembaki Aparat,  Foto Penembakan Warga Riau Sumut Oleh Polisi.

VIDEO BENTROK BERDARAH LAMPUNG SELATAN SADIS KERUSUHAN ANTAR WARGA Rekaman Video Kasus Konflik Antar Warga Lampung Selatan

Selasa, 24 Januari 2012

VIDEO BENTROK BERDARAH LAMPUNG SELATAN SADIS KERUSUHAN ANTAR WARGA Rekaman Video Kasus Konflik Antar Warga Lampung Selatan. Bentrok dan Kerusuhan - Lampung kembali heboh dengan kasus kekerasan yang berwujud bentrok antar warga. Setelah beberapa waktu lalu Lampung di kabarkan dengan kerusuhan Mesuji, kini tepatnya di desa Sidomulyo Kab. Lampung Selatan, Provinsi Lampung puluhan rumahyang setidaknya berjumlah 60 unit hangus terbakar dan 23 lainnya rusak parah akibat bentrok antar warga yang terjadi selasa 24/1/2012. Lihat juga Video Kerusuhan Samarinda Kaltim Berdarah Pembantaian Sadis Rekaman Bentrokan Antar Warga Pendatang Dengan Ormas Pemuda Samarinda. dan Foto Hot Dan Seksi zhu Songhua Guru Seksi Asal China Hot Montok Syur.

Penduduk desa di evakuasi oleh aparat setempat untuk mengantisipasi kerusuhan yang lebih besar. Hingga saat ini dikabarkan, konsentrasi massa amsih berada di titik titik kerusuhan. Massa mempersenjatai diri dengan senjata tajam, parang, golok dan panah. 

Video Youtube Bentrok Warga Dua Desa Di Lampung.









Demi keamanan petugas mengalihkan jalur kendaraan dari dua arah tersebut, serta sempat menutup akses jalan. Sementara jalan masuk menuju Desa Sidomulyo dijaga ketat petugas dan dilarang masuk ke lokasi berjarak sekitar 5 kilometer dari perempatan jalan lintas Sumatera. 

Video Bentrok Lampung Selatan Berdarah, Kerusuhan Lampung Selatan, Kasus Warga Lampung Selatan, Konflik Berdarah Antar Warga.

VIDEO BENTROK BERDARAH LAMPUNG SELATAN SADIS KERUSUHAN ANTAR WARGA Rekaman Video Kasus Konflik Antar Warga Lampung Selatan

VIDEO BENTROK BERDARAH LAMPUNG SELATAN SADIS KERUSUHAN ANTAR WARGA Rekaman Video Kasus Konflik Antar Warga Lampung Selatan. Bentrok dan Kerusuhan - Lampung kembali heboh dengan kasus kekerasan yang berwujud bentrok antar warga. Setelah beberapa waktu lalu Lampung di kabarkan dengan kerusuhan Mesuji, kini tepatnya di desa Sidomulyo Kab. Lampung Selatan, Provinsi Lampung puluhan rumahyang setidaknya berjumlah 60 unit hangus terbakar dan 23 lainnya rusak parah akibat bentrok antar warga yang terjadi selasa 24/1/2012. Lihat juga Video Kerusuhan Samarinda Kaltim Berdarah Pembantaian Sadis Rekaman Bentrokan Antar Warga Pendatang Dengan Ormas Pemuda Samarinda. dan Foto Hot Dan Seksi zhu Songhua Guru Seksi Asal China Hot Montok Syur.

Penduduk desa di evakuasi oleh aparat setempat untuk mengantisipasi kerusuhan yang lebih besar. Hingga saat ini dikabarkan, konsentrasi massa amsih berada di titik titik kerusuhan. Massa mempersenjatai diri dengan senjata tajam, parang, golok dan panah. 

Video Youtube Bentrok Warga Dua Desa Di Lampung.









Demi keamanan petugas mengalihkan jalur kendaraan dari dua arah tersebut, serta sempat menutup akses jalan. Sementara jalan masuk menuju Desa Sidomulyo dijaga ketat petugas dan dilarang masuk ke lokasi berjarak sekitar 5 kilometer dari perempatan jalan lintas Sumatera. 

Video Bentrok Lampung Selatan Berdarah, Kerusuhan Lampung Selatan, Kasus Warga Lampung Selatan, Konflik Berdarah Antar Warga.

VIDEO KERUSUHAN SAMARINDA KALTIM BERDARAH PEMBANTAIAN SADIS Rekaman Bentrokan Warga Pendatang Dengan Ormas Pemuda Samarinda Kalimantan Timur

VIDEO KERUSUHAN SAMARINDA KALTIM BERDARAH PEMBANTAIAN SADIS Rekaman Bentrokan Warga Pendatang Dengan Ormas Pemuda Samarinda Kalimantan Timur. Kriminal - Puluhan warga Gang Sawmil RT 2 Jalan AM Sangaji terlibat bentrokan dengan Warga Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang Dalam, Samarinda, Kalimantan Timur. Pemicu bentrokan tersebut adalah pengeroyokan yang dilakukan oleh warga pendatang terhadap Subhan (35) yang merupakan anggota kepemudaan didaerah tersebut. Lihat dulu Foto Semi Topless Artis Taeyeon Girl Generation Lingerie Transparan Gosip artis Korea Pake Baju Transparan dan Daftar Nama Pencarian Artis Paling Hot Di Internet Gosip Artis Yang Paling Banyak Dicari Didunia Maya.

Aksi pemuda Samarinda ini merupakan aksi balasan atas peristiwa pengeroyokan oleh warga pendatang yang bermukim di gang tersebut. Aksi bentrok antar warga di Samarinda ini baru usai setelah polisi datang untuk melerai. Para warga menuntut agar para pelaku pengeroyokan ditangkap, polisi pun segera bertindak tegas dengan menangkap 5 orang yang diduga sebagai tersangka.

Tragedi kerusuhan kembali terjadi lagi pada esok harinya yakni tanggal 24 Januari 2012. Sekelompok pemuda kembali mendatangi pemukiman pendatang dengan maksud merobohkan dan merusak rumah para warga pendatang. 

“Ini buntut dari kejadian sehari sebelumnya,” kata Kabag Operasi Polresta Samarinda I Nyoman Mertadana.vivanews.com

Sehari sebelumnya, kata Nyoman, dalam pertemuan yang dilakukan bersama tokoh masyarakat tercapai tiga kesepakatan. Dua di antaranya adalah proses hukum terhadap pengeroyokan dan pendataan warga pendatang yang tinggal di wilayah tersebut. Untuk proses hukum sudah dilakukan. 

Video bentrokan warga Samarinda pun kini masih simpang siur keberadaannya. Namun demikian menurut pantauan dari vivanews.com sampai saat ini situasi di Gang 2 Jalan AM Sangaji masih dipenuhi dengan polisi bersenjata lengkap.

Video Bentrokan Warga Di Samarinda, Kronologis Kerusuhan Samarinda, Aksi Warga Yang Brutal, Konflik Antar Suku.











VIDEO KERUSUHAN SAMARINDA KALTIM BERDARAH PEMBANTAIAN SADIS Rekaman Bentrokan Warga Pendatang Dengan Ormas Pemuda Samarinda Kalimantan Timur

VIDEO KERUSUHAN SAMARINDA KALTIM BERDARAH PEMBANTAIAN SADIS Rekaman Bentrokan Warga Pendatang Dengan Ormas Pemuda Samarinda Kalimantan Timur. Kriminal - Puluhan warga Gang Sawmil RT 2 Jalan AM Sangaji terlibat bentrokan dengan Warga Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang Dalam, Samarinda, Kalimantan Timur. Pemicu bentrokan tersebut adalah pengeroyokan yang dilakukan oleh warga pendatang terhadap Subhan (35) yang merupakan anggota kepemudaan didaerah tersebut. Lihat dulu Foto Semi Topless Artis Taeyeon Girl Generation Lingerie Transparan Gosip artis Korea Pake Baju Transparan dan Daftar Nama Pencarian Artis Paling Hot Di Internet Gosip Artis Yang Paling Banyak Dicari Didunia Maya.

Aksi pemuda Samarinda ini merupakan aksi balasan atas peristiwa pengeroyokan oleh warga pendatang yang bermukim di gang tersebut. Aksi bentrok antar warga di Samarinda ini baru usai setelah polisi datang untuk melerai. Para warga menuntut agar para pelaku pengeroyokan ditangkap, polisi pun segera bertindak tegas dengan menangkap 5 orang yang diduga sebagai tersangka.

Tragedi kerusuhan kembali terjadi lagi pada esok harinya yakni tanggal 24 Januari 2012. Sekelompok pemuda kembali mendatangi pemukiman pendatang dengan maksud merobohkan dan merusak rumah para warga pendatang. 

“Ini buntut dari kejadian sehari sebelumnya,” kata Kabag Operasi Polresta Samarinda I Nyoman Mertadana.vivanews.com

Sehari sebelumnya, kata Nyoman, dalam pertemuan yang dilakukan bersama tokoh masyarakat tercapai tiga kesepakatan. Dua di antaranya adalah proses hukum terhadap pengeroyokan dan pendataan warga pendatang yang tinggal di wilayah tersebut. Untuk proses hukum sudah dilakukan. 

Video bentrokan warga Samarinda pun kini masih simpang siur keberadaannya. Namun demikian menurut pantauan dari vivanews.com sampai saat ini situasi di Gang 2 Jalan AM Sangaji masih dipenuhi dengan polisi bersenjata lengkap.

Video Bentrokan Warga Di Samarinda, Kronologis Kerusuhan Samarinda, Aksi Warga Yang Brutal, Konflik Antar Suku.











VIDEO PEMBANTAIAN PETANI SUMATRA SELATAN Petani Mesuji Dibantai Aparat Polisi Sikap DPR Acuh Tak Acuh

Rabu, 14 Desember 2011

VIDEO PEMBANTAIAN PETANI SUMATRA SELATAN Petani Mesuji Dibantai Aparat Polisi Sikap DPR Acuh Tak Acuh. Sebuah laporan mengejutkan datang dari sekelompok warga Mesuji, Lampung. Mereka melaporkan pembantaian yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum pada awal tahun 2011 ke Dewan Perwakilan Rakyat. Lihat Manfaat Internet Dampak Positif Internet Untuk Ekonomi Indonesia dan Prediksi Gempa Bali Sumatera 7SR Dahsyat Ramalan Gempa Bumi Terbaru Indonesia


Saat itu, Kapolda Lampung dijabat oleh Irjen Pol Sulistiyo Ishak yang saat ini menjabat sebagai Widya Iswara Utama Sespim Polri. Menurut Sulistiyo, tak ada pembantaian warga di Mesuji saat itu.

"Itu tidak benar sama sekali," kata Sulistiyo saat dikonfirmasi Rabu 14 Desember 2011.


Dia mengatakan, saat itu memang sedang dilakukan proses penegakan hukum oleh aparat. "Yang benar saat itu ada proses penertiban terhadap kasus perambahan hutan," katanya.


Namun, Sulistiyo tak memungkiri dalam proses penegakan hukum itu terdapat warga yang tewas oleh aparat. "Ada korban, tapi bukan karena pembantaian, satu orang meninggal dunia karena tindakan dari anggota," ujarnya.


Berikut petikan wawancara dengan Irjen Pol Sulistiyo Ishaq:


Ada laporan pembantaian di daerah Mesuji, Lampung awal 2011? Sebagai Kapolda Lampung saat itu, apa tanggapan Anda?

Itu tidak benar sama sekali. Jadi begini sebenarnya dari ini menjadi area Humas Mabes Polri dengan Polda Lampung unuk menjelaskan. Namun karena saya mantan Kapolda sana, saya akan meluruskan sedikit. Tidak benar ada pembantaian.

Sebenarnya apa yang terjadi saat itu?

Yang benar saat itu ada proses penertiban terhadap kasus perambahan hutan, tapi dilakukan secara komprehensif oleh Polri, Pemda, dinas-dinas terkait seperti Kehutanan, Polisi Hutan, dan Satpol PP.

Konteksnya adalah penertiban perambahan hutan. Konteks pembantaian itu di mana?

Ini perlu diklarifikasi. Di Lampung itu sangat terbuka, sangat mudah untuk mendapatkan informasi dari aparat. Kalau ada informasi itu ya harus diklarifikasi terlebih dahulu.

Apa saat itu ada konflik antar warga di sana?

Jangan sampai informasinya simpang siur. Yang jelas, konteksnya di Sumatera itu antara Sumatera Selatan dan Lampung ada wilayah Mesuji. Mesuji di Lampung dan Mesuji di Sumatera Selatan. Kasus Mesuji di Sumsel itu berbeda dengan yang di Lampung. Ini kasus Mesuji yang mana?

Kalau peristiwa Mesuji di Lampung?

Kalau yang terkait PT Silva itu, konteksnya itu tadi, penertiban perambahan hutan.

Ada korban, tapi bukan karena pembantaian, satu orang meninggal dunia karena tindakan dari anggota. Itu pun dari ketentuan yang dilakukan oleh aparat waktu itu kita tindak sesuai prosedur, bahkan dari Komnas HAM Lampung sudah mengecek.


Jadi hanya satu korban. Ada anggota kepolisian yang sudah dilakukan penindakan.


Hasil pemeriksaan terhadap anggota itu?

Pemeriksaan polisi itu ada aturan mainnya. Kalau melanggar tindak pidana ya dilakukan pidana, kalau disiplin ya disiplin, kalau melanggar etik ya ditindak sesuai dengan etik. Kalau penanganan itu sesuai prosedur.

Jadi hasil pemeriksaan anggota polisi itu dinyatakan tidak bersalah dan tindakannya telah sesuai prosedur?

Tidak bersalah. Maka dari itu, antara pemberitaan yang dimunculkan dengan fakta yang terjadi harus dicek.

Yang di PT Silva itu Polda lampung dengan tim terpadunya melakukan penertiban di register 45. Kita lakukan secara komprehensif itu tadi, ada penyuluhan dan sebagainya.


Sebenarnya, situasi di sana saat itu seperti apa sehingga sampai dilakukan tindakan seperti itu?

Itu kita sudah laporkan bahkan Komnas HAM sudah hadir. Silakan klarifikasi ke sana dan Polda Lampung.

Dalam laporan orang-orang yang mengaku menjadi korban, ada 33 orang tewas?

Yang melaporkan itu siapa. Kasihan masyarakat kalau informasi itu tidak jelas.

Para pelapor menunjukkan video rekaman peristiwa itu, tanaggapan Anda?

Video itu bisa diambil dari mana-mana. Bisa dirangkum dari mana-mana. Itu harap dicek kebenarannya.

Laporan sudah masuk DPR, apa Anda siap memberikan keterangan atau klarifikasi terkait kasus ini?

Namanya prajurit, polisi ini kan prajurit, kita harus bertanggung jawab atas amanah yang diberikan rakyat. Tapi itu ada aturannya sendiri.

Siap untuk dimintai keterangan?

Itu kan nanti ada organisasi, ada aturan mainnya.

Video Pembunuhan Sadis di Mesuji Lampung AKsi Pembantaian Massal


Ada dua video yang merekam proses pemenggalan dua kepala pria.


Puluhan warga Mesuji, Lampung, mengadu ke Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat. Mereka melaporkan pembunuhan keji yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum pada awal tahun 2011.


Pembunuhan keji ini dilakukan saat penggusuran terhadap masyarakat dilakukan. Atas kekejian ini, sekitar 30 warga Lampung tewas.


Dalam pengaduannya ke Komisi III ini, warga Lampung yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Bob Hasan, memutar
video kekerasan Mesuji Lampung yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dalam video itu diperlihatkan adanya pembantaian yang dilakukan dengan keji oleh orang-orang berseragam aparat.

Ada dua video yang merekam proses pemenggalan dua kepala pria. Sementara tampak satu pria bersenjata api laras panjang dengan penutup kepala memegang kepala yang telah terpenggal. Selain merekam pembunuhan keji lainnya, video lain memperlihatkan kerusakan rumah penduduk.


"Bangunan ibadah dihancurkan, hasil panen singkong juga dirampas. Aparat juga melakukan pemerkosaan terhadap janda, pada saat penggusuran," kata Bob Hasan di Gedung DPR, Rabu 14 Desember 2011.


Peristiwa ini berawal dari perluasan lahan oleh perusahaan PT Silva Inhutani sejak tahun 2003. Perusahaan yang berdiri tahun 1997 itu, terus menyerobot lahan warga untuk ditanami kelapa sawit dan karet.


Sementara, mantan anggota DPR Mayor Jenderal (Purn) Saurip Kadi, yang ikut mendampingi warga mengatakan, perusahaan itu kesulitan mengusir penduduk dan kemudian meminta bantuan aparat. Selain meminta bantuan aparat, perusahaan itu juga membentuk kelompok keamanan sendiri.


"Mereka bentuk Pam Swakarsa untuk membenturkan rakyat dengan rakyat tapi di belakangnya aparat. Ketika warga mengadu ke aparat tidak dilayani. Intimidasi dari oknum aparat dan pihak perusahaan sangat masif di sana," kata Saurip.


Dalam aksi penggusuran itu, setidaknya ada 30 korban tewas dibantai dan ratusan warga terluka sejak tahun 2009 sampai 2011.


Menanggapi hal ini, anggota komisi Hukum dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo yang saat itu memimpin pertemuan dengan warga Lampung mengatakan, akan segera menindaklanjuti kasus ini. "Telah tejadi di oleh PT Silva Inhutani dan kami, Komisi 3, akan melakukan langkah-langkah selanjutnya," kata dia.


Sementara itu, anggota komisi hukum dari fraksi Partai Golkar Nudirman Munir meminta menghadirkan Kapolda Lampung pada saat rapat dengan Kapolri dengan Komisi III nanti malam. "Saya minta wakil korban rapat dengan Kapolri nanti malam dan menghadirkan Kapolda lampung untuk dimintai keterangan," kata dia.


Sementara Komisi III juga meminta rekaman video itu untuk dijadikan barang bukti. "Nanti akan kami tunjukkan ke Kapolri," kata Bambang.


Sementara, Markas Besar Polri belum bisa mengkonfirmasi soal peristiwa ini. Polri belum bisa memberikan keterangan adanya tuduhan serius itu.


"Kami belum tahu. Kami akan cek kebenarannya terlebih dahulu," kata Kepala Divisi Humas Mabe Polri, Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution.

Nah ini dia Video Heboh Pembantaian Warga Di Mesuji Lampung Sumatra Selatan

VIDEO PEMBANTAIAN PETANI SUMATRA SELATAN Petani Mesuji Dibantai Aparat Polisi Sikap DPR Acuh Tak Acuh

VIDEO PEMBANTAIAN PETANI SUMATRA SELATAN Petani Mesuji Dibantai Aparat Polisi Sikap DPR Acuh Tak Acuh. Sebuah laporan mengejutkan datang dari sekelompok warga Mesuji, Lampung. Mereka melaporkan pembantaian yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum pada awal tahun 2011 ke Dewan Perwakilan Rakyat. Lihat Manfaat Internet Dampak Positif Internet Untuk Ekonomi Indonesia dan Prediksi Gempa Bali Sumatera 7SR Dahsyat Ramalan Gempa Bumi Terbaru Indonesia


Saat itu, Kapolda Lampung dijabat oleh Irjen Pol Sulistiyo Ishak yang saat ini menjabat sebagai Widya Iswara Utama Sespim Polri. Menurut Sulistiyo, tak ada pembantaian warga di Mesuji saat itu.

"Itu tidak benar sama sekali," kata Sulistiyo saat dikonfirmasi Rabu 14 Desember 2011.


Dia mengatakan, saat itu memang sedang dilakukan proses penegakan hukum oleh aparat. "Yang benar saat itu ada proses penertiban terhadap kasus perambahan hutan," katanya.


Namun, Sulistiyo tak memungkiri dalam proses penegakan hukum itu terdapat warga yang tewas oleh aparat. "Ada korban, tapi bukan karena pembantaian, satu orang meninggal dunia karena tindakan dari anggota," ujarnya.


Berikut petikan wawancara dengan Irjen Pol Sulistiyo Ishaq:


Ada laporan pembantaian di daerah Mesuji, Lampung awal 2011? Sebagai Kapolda Lampung saat itu, apa tanggapan Anda?

Itu tidak benar sama sekali. Jadi begini sebenarnya dari ini menjadi area Humas Mabes Polri dengan Polda Lampung unuk menjelaskan. Namun karena saya mantan Kapolda sana, saya akan meluruskan sedikit. Tidak benar ada pembantaian.

Sebenarnya apa yang terjadi saat itu?

Yang benar saat itu ada proses penertiban terhadap kasus perambahan hutan, tapi dilakukan secara komprehensif oleh Polri, Pemda, dinas-dinas terkait seperti Kehutanan, Polisi Hutan, dan Satpol PP.

Konteksnya adalah penertiban perambahan hutan. Konteks pembantaian itu di mana?

Ini perlu diklarifikasi. Di Lampung itu sangat terbuka, sangat mudah untuk mendapatkan informasi dari aparat. Kalau ada informasi itu ya harus diklarifikasi terlebih dahulu.

Apa saat itu ada konflik antar warga di sana?

Jangan sampai informasinya simpang siur. Yang jelas, konteksnya di Sumatera itu antara Sumatera Selatan dan Lampung ada wilayah Mesuji. Mesuji di Lampung dan Mesuji di Sumatera Selatan. Kasus Mesuji di Sumsel itu berbeda dengan yang di Lampung. Ini kasus Mesuji yang mana?

Kalau peristiwa Mesuji di Lampung?

Kalau yang terkait PT Silva itu, konteksnya itu tadi, penertiban perambahan hutan.

Ada korban, tapi bukan karena pembantaian, satu orang meninggal dunia karena tindakan dari anggota. Itu pun dari ketentuan yang dilakukan oleh aparat waktu itu kita tindak sesuai prosedur, bahkan dari Komnas HAM Lampung sudah mengecek.


Jadi hanya satu korban. Ada anggota kepolisian yang sudah dilakukan penindakan.


Hasil pemeriksaan terhadap anggota itu?

Pemeriksaan polisi itu ada aturan mainnya. Kalau melanggar tindak pidana ya dilakukan pidana, kalau disiplin ya disiplin, kalau melanggar etik ya ditindak sesuai dengan etik. Kalau penanganan itu sesuai prosedur.

Jadi hasil pemeriksaan anggota polisi itu dinyatakan tidak bersalah dan tindakannya telah sesuai prosedur?

Tidak bersalah. Maka dari itu, antara pemberitaan yang dimunculkan dengan fakta yang terjadi harus dicek.

Yang di PT Silva itu Polda lampung dengan tim terpadunya melakukan penertiban di register 45. Kita lakukan secara komprehensif itu tadi, ada penyuluhan dan sebagainya.


Sebenarnya, situasi di sana saat itu seperti apa sehingga sampai dilakukan tindakan seperti itu?

Itu kita sudah laporkan bahkan Komnas HAM sudah hadir. Silakan klarifikasi ke sana dan Polda Lampung.

Dalam laporan orang-orang yang mengaku menjadi korban, ada 33 orang tewas?

Yang melaporkan itu siapa. Kasihan masyarakat kalau informasi itu tidak jelas.

Para pelapor menunjukkan video rekaman peristiwa itu, tanaggapan Anda?

Video itu bisa diambil dari mana-mana. Bisa dirangkum dari mana-mana. Itu harap dicek kebenarannya.

Laporan sudah masuk DPR, apa Anda siap memberikan keterangan atau klarifikasi terkait kasus ini?

Namanya prajurit, polisi ini kan prajurit, kita harus bertanggung jawab atas amanah yang diberikan rakyat. Tapi itu ada aturannya sendiri.

Siap untuk dimintai keterangan?

Itu kan nanti ada organisasi, ada aturan mainnya.

Video Pembunuhan Sadis di Mesuji Lampung AKsi Pembantaian Massal


Ada dua video yang merekam proses pemenggalan dua kepala pria.


Puluhan warga Mesuji, Lampung, mengadu ke Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat. Mereka melaporkan pembunuhan keji yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum pada awal tahun 2011.


Pembunuhan keji ini dilakukan saat penggusuran terhadap masyarakat dilakukan. Atas kekejian ini, sekitar 30 warga Lampung tewas.


Dalam pengaduannya ke Komisi III ini, warga Lampung yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Bob Hasan, memutar
video kekerasan Mesuji Lampung yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dalam video itu diperlihatkan adanya pembantaian yang dilakukan dengan keji oleh orang-orang berseragam aparat.

Ada dua video yang merekam proses pemenggalan dua kepala pria. Sementara tampak satu pria bersenjata api laras panjang dengan penutup kepala memegang kepala yang telah terpenggal. Selain merekam pembunuhan keji lainnya, video lain memperlihatkan kerusakan rumah penduduk.


"Bangunan ibadah dihancurkan, hasil panen singkong juga dirampas. Aparat juga melakukan pemerkosaan terhadap janda, pada saat penggusuran," kata Bob Hasan di Gedung DPR, Rabu 14 Desember 2011.


Peristiwa ini berawal dari perluasan lahan oleh perusahaan PT Silva Inhutani sejak tahun 2003. Perusahaan yang berdiri tahun 1997 itu, terus menyerobot lahan warga untuk ditanami kelapa sawit dan karet.


Sementara, mantan anggota DPR Mayor Jenderal (Purn) Saurip Kadi, yang ikut mendampingi warga mengatakan, perusahaan itu kesulitan mengusir penduduk dan kemudian meminta bantuan aparat. Selain meminta bantuan aparat, perusahaan itu juga membentuk kelompok keamanan sendiri.


"Mereka bentuk Pam Swakarsa untuk membenturkan rakyat dengan rakyat tapi di belakangnya aparat. Ketika warga mengadu ke aparat tidak dilayani. Intimidasi dari oknum aparat dan pihak perusahaan sangat masif di sana," kata Saurip.


Dalam aksi penggusuran itu, setidaknya ada 30 korban tewas dibantai dan ratusan warga terluka sejak tahun 2009 sampai 2011.


Menanggapi hal ini, anggota komisi Hukum dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo yang saat itu memimpin pertemuan dengan warga Lampung mengatakan, akan segera menindaklanjuti kasus ini. "Telah tejadi di oleh PT Silva Inhutani dan kami, Komisi 3, akan melakukan langkah-langkah selanjutnya," kata dia.


Sementara itu, anggota komisi hukum dari fraksi Partai Golkar Nudirman Munir meminta menghadirkan Kapolda Lampung pada saat rapat dengan Kapolri dengan Komisi III nanti malam. "Saya minta wakil korban rapat dengan Kapolri nanti malam dan menghadirkan Kapolda lampung untuk dimintai keterangan," kata dia.


Sementara Komisi III juga meminta rekaman video itu untuk dijadikan barang bukti. "Nanti akan kami tunjukkan ke Kapolri," kata Bambang.


Sementara, Markas Besar Polri belum bisa mengkonfirmasi soal peristiwa ini. Polri belum bisa memberikan keterangan adanya tuduhan serius itu.


"Kami belum tahu. Kami akan cek kebenarannya terlebih dahulu," kata Kepala Divisi Humas Mabe Polri, Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution.

Nah ini dia Video Heboh Pembantaian Warga Di Mesuji Lampung Sumatra Selatan

OTOMOTIF

TIPS

 

© Copyright HOT NEWS 2010 -2013 | Design by Giyono Umeda | Published by Giyono Umeda | Powered by Blogger.com.